Ilustrasi Surat Suara

Pamekasan, (Media Madura) – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Pamekasan, Madura, Jawa Timur meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengkaji ulang efektivitas pelatihan saksi sebanyak 50.128 orang.

Menurut Pengurus DPC PBB Pamekasan, Taqdirul Amin, jika waktu yang dimiliki hanya 25 hari, maka setiap hari minimal harus ada 2 ribu saksi yang dilatih. Oleh karenanya Bawaslu harus memikirkan efektivitas pelatihan itu.

“Harus dipikirkan juga efektivitas pelatihan itu,” katanya, Senin (28/1/2019).

Taqdir meminta, Bawaslu harus mencari formulasi agar pelatihan itu lebih optimal. Harapannya, materi yang disampaikan kepada para saksi dapat terserap dengan baik.

“Biar para saksi paham betuk terhadal tugas, pokok dan fungsinya,” tambahnya.

Sebelumnya Ketua Bawaslu Pamekasan, Abdullah Saidi, menyatakan pengawasan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus benar-benar diawasi secara ketat. Sehinggga sebanyak 3.133 TPS yang tersebar di 13 kecamatan harus dijaga saksi utusan parpol sebanyak 50.128 orang atau 16 saksi di setiap TPS.

Mereka bakal diberi pembinaan untuk mempermudah tugasnya di lapangan. Seluruh saksi akan dilatih menjadi pengawas TPS yang profesional. Bawaslu menjadwalkan pelatihan itu 15 Maret-10 April.

“Kami memiliki tugas untuk melatih saksi,” tukasnya.

Pihaknya optimistis bisa memaksimalkan pelatihan saksi. Sebab, jadwal yang dimiliki hanya 25 hari. Rencananya, secara bertahap setiap hari pelatihan itu digelar.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.