Perahu Nelayan (doc/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Nelayan asal Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengaku sudah 4 hari tidak melaut lantaran ada fenomena Supermoon yang menyebabkan tingginya gelombang.

Salah seorang nelayan Branta Pesisir, Hasanuddin mengatakan, akibat tingginya gelombang di wilayah itu, dirinya beserta nelayan lain harus memarkir perahunya.

“Sementara tidak pergi melaut, karena yang paling utama keselamatan,” katanya, Kamis (24/1/2019).

Menurut Hasan, jika memaksakan tetap melaut maka kerugian yang terjadi akan lebih besar, sementara hasil tangkapan ikan berkurang dari hari-hari biasanya.

“Kalau tetap cari ikan rugi, mas, karena besar biayanya,” tambahnya.

Nelayan lain asal Desa Kaduara Barat, Larangan, Syamsul Arifin, juga mengistirahatkan perahunya. Sebab cuaca sangat tidak bersahabat untuk melaut.

“Sejak ada himbauan cuaca ekstrim nelayan disini sudah istirahat,” katanya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.