Petugas memasang garis polisi di lokasi ambruknya atap bangunan Puskesmas Torjun, Rabu (23/1/2019). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Garis polisi terpasang di Puskesmas Torjun yang ambruk Jalan Raya Torjun Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (23/1/2019) pagi.

Pemasangan dilakukan tiga hari pasca kejadian ambruk. Garis polisi berwarna kuning itu mengelilingi sekitaran lokasi kejadian.

Polisi juga membawa sample reruntuhan material bangunan untuk bahan penyelidikan. Namun hingga kini tim penyidik belum bisa memastikan penyebab ambruknya atap Puskesmas tersebut.

“Kita pasang garis polisi karena masih diselidiki dan nanti biar diketahui penyebab ambruknya ini,” Kata Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman melalui Kasat Reskrim AKP Hery Kusnanto, Rabu (23/1/2019).

Hery mengatakan, garis polisi dipasang agar lokasi kejadian tak didekati siapapun. Petugas akan melarang siapa saja yang mendekat ke lokasi selama proses penyelidikan.

“Sample sudah dibawa berupa reruntuhan bangunan yang ambruk,” tuturnya.

Ambruknya atap bangunan Puskesmas Torjun terjadi pada Minggu (20/1/2019) sore pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu karena Puskesmas dalam keadaan kosong dan masih proses pengerjaan.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.