Salah satu titik kerusakan proyek drainase tersebut

Sumenep, (Media Madura) – Rusaknya proyek drainase di Jalan Jati Emas, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur disoal oleh sebagian warga setempat.

Pasalnya, proyek senilai Rp 4,3 miliar tersebut terbilang baru selesai dikerjakan, karena memang masuk di anggaran tahun 2018.

Adanya kerusakan pada proyek yang dikerjakan oleh PT Inneco Wira Sakti Hutama itupun dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (PUPRKP) dan Cipta Karya Sumenep, Bambang Irianto.

“Memang benar ada kerusakan, ada sekitar empat titik. Selain di jembatan ujung timur, juga termasuk toko dan rumah warga akibat pembangunan drainase,” ucap mantan Kepala Disbudparpora Sumenep ini.

Namun Bambang meminta warga tak perlu khawatir. Sebab, kerusakan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak pemborong. Bahkan pihaknya telah memanggil rekanan dan meminta agar segera memperbaiki beberap titik yang rusak.

“Rekanan sudah kami panggil untuk memperbaiki beberapa titik yang rusak tersebut, dan rekanan siap memperbaikinya, karena pekerjaan proyek itu masih dalam masa pemeliharaan hingga Juni 2019,” ujarnya.

Bambang menerangkan, kerusakan yang terjadi pada proyek tersebut lebih disebabkan karena faktor alam, bukan karena pekerjaan yang buruk sebagai dicurigai oleh sebagian orang.

“Sesuai aturan, jika ada kerusakan pada masa pemeliharaan, maka itu tanggungjawab rekanan. Dan memang pada saat pengerjaan proyek itu, ada beberapa kendala seperti tanahnya yang memang rawan longsor, sehingga harus dikerjakan berulang-berulang,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.