Wisatawan mancanegara berkunjung ke Kabupaten Sumenep, beberapa waktu lalu.

Sumenep, (Media Madura) – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Suroyo menyebut, Pemkab setempat tak sungguh-sungguh dalam mengurusi program kepariwisataan. 

Hal itu terbukti dari tak tercapainya target jumlah wisatawan manca negara yang datang ke Sumenep pada tahun 2018 lalu, meski sudah memprogramkan sejumlah even spektakuler. 

“Kalau misalnya jumlah wisatawan atau turis itu turun, berarti Pemkab tak sungguh-sungguh dalam program visit year ini dan menjadikan Sumenep kota wisata,” ujar Suroyo, Selasa (15/1/2019).

Menurut Suroyo, ketidakseriusan pemerintah pemerintah terlihat pada fasilitas di objek-bjek wisata yang dikelola pemerintah, sehingga hal itu bisa menjadi pemicu wisatawan enggan ke Sumenep. 

“Misalnya di Pantai Lombang, kita lihat di sana kamar mandi untuk bilas saja sangat kurang dan tak memadai. Bagaimana bisa menaikkan jumlah wisatawan kalau disisi lain fasilitas tak diperhatikan,” selorohnya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar pemeritah melalui Disnas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) agar terus berupaya membenahi segala yang berkaitan dengan kenyamanan pariwisata.

“Saya kira fasilitas itu yang sangat penting, kalau dari sisi promosi sudah sangat bagus, bahkan bombastis di media-media,” ujarnya.

Namun anehnya, saat disinggung soal anggaran yang pihaknya setujui untuk peningkatan program Sumenep Visit Year 2019, Suroyo tidak tahu menahu. “Saya tidak tahu kalau itu,” tandasnya singkat. 

Seperti diketahui, pada tahun 2018, Pemkab Sumenep menargetkan kunjungan wisman sebanyak 5000 orang, tapi yang berwisata ke Sumebep hanya sekitar 3.500 orang saja.

Meski ada 30 lebih even di tahun 2018, nyatanya jumlah kunjungan wisman tersebut jauh lebih rendah dari tahun tahun 2017, yakni mencapai 4 ribu orang.

Namun untuk kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) pada tahun 2018 memang mengalami kenaikan, yakni mencapai 1.457.766 orang, jumlah tersebut melebihi target 1.250.000 wisatawan. 

Kemudian, meski target pada tahun 2018 tak tercapai, Pemkab kembali menaikkan target kunjungan wisman pada 2019 ini, yakni mencapai 10 ribu wisman dari berbagai negara. Untuk mewujudkan itu, Pemkab juga akan menghelat 42 even sepanjabg tahun ini.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.