Ilustrasi

Pamekasan, (Media Madura) – Warga di Kanupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diimbau agar tidak melakukan persalinan atau proses melahirkan ke dukun beranak.

Kasi Kesehatan Keluarga fan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Bambang Budiyono mengaku beberapa daerah di kabupaten berslogan Gerbang Salam masih menggunakan tenaga dukun beranak. Alat yang digunakan buat persalinan pun kurang memadai.

“Jika tidak dilayani secara medis maka berakibat pada keselamatan bayi dan ibunya. Makanya, ke bidan atau tenaga medis lainnya kalau lahiran,” katanya, Senin (14/1/2019).

Bambang menegaskan, bukan berarti warga harus meninggalkan dukun beranak, sebab dukun juga punya tugas membantu memdampingi tenaga medis.

“Kami minta dukun mendampingi bidan selain itu membantu tenaga medis memandikan bayinya,” tambahnya.

Saat ini semua Puskesmas sudah menerapkan kemitraan dengan dukun bayi, dengan melibatkan tokoh masyarakat. Tujuannya, menggeser pradigma masyarakat dari dukun ke bidan.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.