Kantor BPJS Kesehatan (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan wilayah Pamekasan, Madura, Jawa Timur mempunyai tunggakan hutang mencapai Rp 8,7 miliar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

Kabid SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Pamekasan, Eko D Kesdu mengatakan, hingga saat ini masih menunggu kucuran dana dari pusat. sejak Oktober tahun 2018 lalu jumlah tersebut naik sekitar Rp 1,2 miliar.

“Belum ada kepastian pembayaran tunggakan bisa dilakukan. Pada intinya, saat ini kami masih menunggu dropping dana pusat,” dalihnya, Minggu (13/1/2019).

Ditambahkan oleh Eko, naiknya klaim RSUD karena banyaknya perserta BPJS yang menggunakan layanan kesehatan, sedangkan peserta mandiri tidak membayar tunggakannya. “Sosialisasi akan terus kami lakukan,” ucapnya.

Selain itu saat ini pihaknya justru fokus pada perluasan cakupan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Syamsuri mendesak BPJS Kesehatan agar melunasi klaim RSUD Pamekasan tersebut. Karena hal itu akan berdampak pada pelayanan kesehatan secara umum di RSUD, dan menyarankan BPJS bekerja lebih maksimal.

“Tunggakan ke rumah sakit harus segera terbayarkan agar pelayanan kesehatan masksimal,” tandasnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.