Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam

Pamekasan, (Media Madura) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengaku belum bisa melakukan mutasi jabatan untuk mengisi 7 kursi pejabat penting yang kososng.

Alasan mendasar, kata mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur itu, dirinya menjadi pimpinan daerah berslogan Gerbang Salam itu masih tergolong baru. Dalam aturan untuk bisa melakukan rotasi jabatan harus sudah menjabat minimal enam bulan.

“Saya belum bisa melakukan mutasi selama belum 6 bulan kepemimpinan,” kata Baddrut Tamam melalui aplikasi Whatsapp pribadinya, Minggu (13/1/2019).

Sebelumnya anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Rize Ikhwanul Muttaqin, mendesak bupati segera melakukan rotasi pejabat eselon II dan itu harus dipilih berdasarkan kemampuan di bidangnya.

“Itu harus segera terisi, tentunya yang kompeten dibidangnya,” katanya.

Bahkan Wawan sapaan akrab Rize Ikhwanul Muttaqin, menyarankan Pemkab mengganti kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak inovatif dan terkesan mempersulit program pemerintah. Seperti, OPD yang tidak mampu menyerap anggaran.

“Kursi pejabat harus diisi dengan sosok yang mampu menterjemahkan program bupati, agar program tidak tidak amburadul,” tambah politikus Golkar ini.

Diketahuinya ada tujuh jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong itu harus terisi oleh pejabat eselon 11. tujuh kursi yang masih kosong itu diantaranya sekretaris daerah, inspektur inspektorat, dua staf ahli, asisten, kepala badan perencanaan pembangun daerah (Bappeda) dan kepala dinas pertanian.

Kekosongan pejabat eselon II akan bertambah menjadi sembilan pada bulan Maret mendatang. Yakni jabatan Kadinkes dan Kabakesbangpol yang juga masuk masa pensiun.

Pengisian pejabat itu selain wewenang Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, juga harus memenuhi syarat harus mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pendaftaran juga dilakukan terbuka dan melalui tahapan seleksi.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.