Sampang, (Media Madura) – Anda mungkin termasuk guru non PNS di bawah nanguan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang yang belum menerima insentif. Ada beberapa syarat dan ketentuan untuk bisa menerimanya.

Dijelaskan oleh Kepala Kemenag Sampang H Juhedi, melalu Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Mawardi, penerima insentif bagi guru non PNS salah satunya harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Yakni, sudah berijazah S-1 serta sudah mempunyai Nomor Pendidik Kementerian (NPK) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), serta masa mengajar minimal 2 tahun.

“Kalau belum memenuhi syarat itu ya tidak bisa menerima insentif,” ujar Mawardi, Sabtu (12/1/2019).

Mawardi mengatakan, ada 2.873 guru non PNS di tingkat RA, MI, MTS dan MA di Sampang menerima insentif untuk anggaran tahun 2018. Penerimaan dilakukan pada Jumat (11/1) kemarin di aula Kemenag.

Total anggaran insentif itu mencapai Rp 8,6 miliar. Setiap guru madrasah mendapat uang insentif sebesar Rp 3 juta rupiah.

“Pencairan dilakukan dua tahap, di bulan Januari 2019 ini tahap terakhir dan tahap pertama dicairkan bulan Desember 2018 kemarin, jadi perbulan mendapat Rp 250 ribu,” jelasnya.

Penerimaan insentif guru non PNS berdasarkan dokumen Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam nomor 484 tahun 2018, petunjuk teknis tentang pemberian tunjangan insentif bagi guru bukan Pegawai Negeri Sipil/Guru Non PNS pada madrasah tahun 2018.

Dana insentif dikucurkan dengan harapan bisa membantu kesejahteraan guru madrasah non PNS.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.