Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Moh Subhan. Foto : facebook Subhan Muhammad (Subhan)

Pamekasan, (Media Madura) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memastikan penyandang disabilitas bakal mendapat pelayanan istimew saat menggunakan hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April mendatang.

Pelayanan istimewa tersebut berupa pendampingan dari keluarga atau menggunakan jasa petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Disabilitas atau cacat anggota badan dapat didampingi saat pencoblosan terutama tunanetra. Pendampingan oleh keluarga atau panitia,” kata Komisioner KPU Pamekasan, Moh Subhan, Jumat (11/1/2019).

Namun, jelas Subhan, ada prosedur yang harus dilalukan pendamping. Seperti menandatangi C3. Selain itu, orang sakit juga mendapat pelayanan yang sama dengan melibat pihak keluarga atau petugas. Prosedurnya pun sama.

“Prosedurnya harus menandatangani C3 yang menyatakan sebagai pendamping. Tetapi pendamping tidak boleh mempengaruhi pemilih, ” tambahnya.

Dikatakan Subhan, dalam waktu dekat, KPU akan melaksanakan koordinasi dengan Bawaslu untuk menjaga transparansi. Pihaknya juga akan menyediakan templet surat suara yang dilengkapi dengan huruf braille khusus pemilih tunanetra.

“Tetapi, sampai sekarang kami belum menerima dari KPU pusat. Sehingga nanti para penyandang disabilitas bisa menggunakan hak politiknya dengan nyaman. Ini semua supaya mereka tahu kalau kami tidak main-main,” pungkas Subhan.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.