Perekaman kependudukan bagi penghuni Lapas yang diawasi langsung oleh Bawaslu Sampang beberapa waktu lalu. (Ryan Harianto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data (PIAK dan PD) Dispendukcapil Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Edi Subinto menyatakan sejumlah narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sampang, belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP.

“Hingga akhir 2018 kemarin, ada 81 orang narapidana tidak memiliki e-KTP,” katanya, Rabu (9/1/2019).

Namun, pihaknya sudah melakukan perekaman e-KTP bagi napi di Rutan. Perekaman yang berlangsung selama tiga hari bagi penghuni Lapas sesuai database yang ada di Dispendukcapil.

Hal ini dilakukan atas permintaan dari KPU menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

“Karena untuk melindungi hak pilih mereka menjelang Pileg dan Pilpres sehingga dilakukan perekaman e-KTP,” ujarnya.

Disampaikan Edi, saat melakukan perekaman e-KTP di Rutan hanya ada empat orang napi yang bisa menunjukan KTP.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Sampang Insiatun mengungkapkan perekaman e-KTP bagi penghuni Lapas sangat penting agar bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik. Untuk itu, pihaknya juga memperoleh pengawasan dari lembaganya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.