Pamekasan, (Media Madura) – Rumah Marbati, warga Dusun Pancor, Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ambruk ditejang angin kencang pada Jumat (07/09/2018). Tetapi hingga kini belum mendapatkan bantuan.

Saat kejadian, janda yang tinggal sebatangkara ini sedang tidak ada di dalam rumahnya, sehingga selamat dari reruntuhan rumahnya itu.

Namun, rumah yang terbuat dari bambu dan hanya berdindingkan anyaman bambu tersebut masih terlihat berserakan. Hal itu dibiarkan karena tidak adanya bantuan dan minimnya biaya untuk membangun kembali.

“Memang benar, pada hari Jumat kemaren rumah ibu Marpati ambruk karena diterjang angin serta kondusi rumah yang sudah menua,” terang Abd Ro’uf tetangga dari ibu Marbati (9/9/2018) siang.

Menurutnya nenek Marpati hidup sebatangkara setelah keluarganya meninggal dunia beberapa tahun yang lalu. Dengan kejadian tersebut saat ini nenek Marpati harus numpang di rumah keponakannya.

“Saat ini ibu Marpati harus numpang di rumah ponaannya. Semoga, rumah beliau segera diperbaiki sehingga dia bisa pulang kembali rumahnya ini,” tambah Ro’uf.

Dirinya berharap semoga ada pihak yang segera mengulurkan tangannya agar rumah dari ibu Marpati bisa di perbaiki. Dan, dirinya bisa tidur kembali di rumahnya tersebut.

“Semoga saja ada donatur yang mau membangun kembali rumah beliau. Agar, dia bisa tidur di rumahnya kembali seperti dulu,” pungkasnya.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.