Hingga Triwulan ke-3 Serapan PBB Pamekasan Rendah

Pamekasan, (Media Madura) – Serapan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur masih rendah meski sudah memasuki triwulan ketiga.

Dikatakan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrahman, perlu solusi baru untuk memaksimalkan penyerapan PBB. Apalagi hingga akhir triwulan ketiga, serapan pajak sangat rendah yakni 38 persen atau Rp 2,3 miliar dari target Rp 6,1 millar.

“Diprediksi PBB tahun ini lebih rendah dibanding tahun sebelumnya,” katanya, Kamis (6/8/2018).

Semestinya, tambah Taufik, memasuki triwulan ketiga penyerapan sudah lebih dari 50 persen. Ditengarai rendahnya serapan karena gagalnya penagihan yang dilakukan instansinya.

“Target tahun ini cukup besar, yakni Rp 6,1 miliar, serapan PBB masih jauh dari target,” tambahnya.

Dia menjelaskan, BKD sudah melakukan penagihan secara rutin. Hanya, masyarakat menunda pembayaran pakak hingga akhir tahun. Bahkan, ada juga yang baru melengkapi persyaratan berkas. Sebagian masyarakat ada yang mengajukan keringanan pajak.

“Semuanya sudah kami proses,” tuturnya.

Taufik optimistis tahun ini PBB akan memenuhi target. Pihaknya akan terus melakukan penagihan kepada masyarakat yang belum memenuhi kewajiban. “Yang belum bayar tetap akan kami tagih,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.