Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto saat sidak pasar Srimangunan, Sabtu (25/8/2018) kemarin. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Penjabat (Pj) Bupati Sampang Jonathan Judianto angkat bicara pasca diamankannya lima petugas pasar yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) tim saber pungli Sampang kasus dugaan penarikan lapak pedagang.

Jonathan mengatakan, operasi tangkap tangan tersebut menjadi pintu masuk tim saber pungli untuk mengungkap kasus yang lebih besar. Sekaligus menjadikan pembenahan secara menyeluruh manajemen pengelolaan pasar untuk meningkatkan PAD.

“Mudah-mudahan ini menjadi pintu masuk mengungkap yang lebih besar lagi, ini juga untuk pembenahan total bagaimana menata kios dan lapak yang bersih serta tertata rapi demi meningkatkan PAD, karena pasar srimangunan ini ikon Sampang,” ujar Jonathan dihubungi mediamadura.com, Rabu (29/8/2018).

Jonathan menilai selama ini penataan lapak pedagang di Pasar Srimangunan belum tertata rapi dan terkesan amburadul. Padahal, masih banyak kios kosong berada di lantai II.

“Pedagang ini kenapa masih ada di lorong bawah, lokasi semula sudah diperbaiki pasca kebakaran beberapa tahun lalu, seharusnya pedagang kembali ke tempat semula, makanya ini perlu dievaluasi secara jernih,” katanya.

Diamankannya kelima petugas pasar, dua diantaranya ASN Sampang mendapat apresiasi dari Jonathan selaku pelindung penasehat tim saber pungli.

“Saya berterima kasih dan selamat kepada tim saber pungli atas prestasi ini,” tuturnya.

Kendati demikian, Jonathan tak mau menanggapi jika operasi tangkap tangan itu pasca hasil sidak di Pasar Srimangunan beberapa hari yang lalu.

“Sudahlah yang penting kita untuk melakukan pembenahan,” tutupnya dengan tertawa.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.