Ilustrasi

Sumenep, (Media Madura) – Sistem absensi online bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ternyata belum berlaku merata ke semua abdi negara di wilayah itu. 

Di antara yang saat ini masih menggunakan absensi manual adalah para guru yang bertugas di wilayah kepulauan. Alhasil, hingga saat ini kinerja para guru tersebut belum terpantau secara maksimal.

“Untuk absensi online di kepulauan memang baru di tingkat kecamatan, untuk ASN guru belum,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Titik Suryati, Selasa (28/8/2018).

Namun, meski belum diberlakukan absensi online, dia mengklaim pengawasan terhadap ASN guru kepulauan tetap berjalan maksimal, bahkan tidak berpengaruh terhadap kinerja.

“Yang pasti pengawasan tetap berjalan sesuai aturan. Jika ada yang indisipliner misalnya tetap ada catatan-catatan dan proses,” terangnya.

Titik menegaskan, kedepannya sistem absensi online untuk guru di kepulauan pasti akan diberlakukan. Sebab, saat ini sistem tersebut masih dalam proses penyempurnaan.

“Sekarang pemberlakuan absensi online memang belum 100 persen. Tetapi pada akhirnya pasti akan diberlakukan ke semua ASN, termasuk ke guru di pulau. Hal itu untuk memaksimalkan kinerja dan pelayanan publik terhadap masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.