Ilustrasi / google

Sampang, (Media Madura) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Anang Djoenaedi menyatakan ada 42 Desa yang tersebar di 12 Kecamatan di Sampang mengalami kekeringan.

“Kami sudah menetapkan darurat kekeringan di 42 desa ini,” ujar Anang, Jumat (24/8/2018).

Dijelaskan Anang, musim kemarau tahun ini diprediksi hingga bulan Oktober mendatang. Desa yang mengalami kekeringan masuk kategori kritis akibat sumber mata air sudah mengering.

“Ada 12 dari 14 Kecamatan di Sampang kekeringan, kecuali Kecamatan Omben dan Kecamatan Camplong,” jelasnya.

Anang menuturkan, pihaknya selama ini sudah melakukan droping air bersih ke 42 Desa di Kabupaten Sampang sejak bulan Agustus. Jarah droping air bersih gratis itu setiap desa tiga kali perbulan.

“Kami siapkan 4 mobil tangki BPBD dan 3 mobil tangki milik PDAM Trunojoyo, anggaran droping air bersih diajukan pada Provinsi Jawa Timur Rp. 150.000.000, sedangkan untuk anggaran APBD Kabupaten tidak ada,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.