Bibit tembakau Madura (Dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menyebut ada empat kecamatan yang paling rawan terjadinya penyelundupan tembakau luar Madura alias tembakau Jawa.

Menurut Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibiseno, keempat kecamatan itu adalah Kecamatan Tlanakan, Kecamatan Proppo, Kecamatan Pakong, dan jalur perbatasan Pamekasan-Sumenep.

“Catatan kami ada empat wilayah yang kerap kali warga melakukan penyelundupan tembakau Jawa,” katanya, Selasa (14/8/2018).

Yusuf mengungkapkan, kerawanan penyelundupan barang terlarang melalui jalur darat semakin meningkat. Utamanya, saat gudang mulai melakukan pembelian.

Oleh karena itu, Satpol PP dibantu TNI-Polri akan menggelar operasi, guna mencegah beredarnya tembakau Jawa masuk ke Pamekasan dan Madura pada umumnya.

“Karena kalau gudang belum buka mau dijual kemana,” ungkap pria asal Sumenep itu.

Operasi terhadap tembakau Jawa, imbuh Yusuf, untuk melindungi kualitas tembakau Madura. Hal itu berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 04 Tahun 2015.

“Karena dengan masuknya tembakau luar Madura akan berpengaruh terhadap rendahnya harga,” ujarnya.

“Dalam perda itu pengawasannya saat masa panen, kami sudah lakukan koordinasi. Kami pilih empat titik itu jadi tempat operasi karena di sana rawan masuknya tembakau Jawa,” pungkas Yusuf.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.