Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto didampingi pejabat Kemenag dan forkopimda melepas pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) di alun-alun Wijaya Kusuma, Sabtu (21/7/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 4 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur baru berangkat hari ini, Selasa 14 Agustus 2018, meski JCH lainnya telah berangkat ke Arab Saudi pada 20 Juli lalu.

Hal itu disampaikan Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Afandi, keempat JCH satu diantara berangkat dari jalur cadangan dan tiga lainnya pengalihan porsi dari yang meninggal dunia jelang berangkat pada ahli warisnya.

“Keempat orang itu akan berangkat dengan kelompok terbang atau kloter 83,” katanya, Selasa (14/8/2018).

Keempat JCH asal Kabupaten Gerbang Salam itu diantarkan langsung ke Surabaya, rombongan bersama kloter terkahir, yang merupakan gabungan dari beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Mereka bukan telat berangkat, atau tertinggal. Namun, berangkatnya memang paling akhir, setelah JCH Reguler selesai, baru susulan berangkat di kloter paling akhir,” tambahnya.

Bedanya, JCH reguler pa 20 Juli 2018 yang lalu terbang dari Juanda menuju Madinah, sementara yang susulan dari Surabaya langsung ke Mekah, baru setelah melakukan wajib haji mereka ke Madinah.

Jadi, JCH asal Pamekasan dari sebelumnya sebanyak 881 yang dibagi menjadi 2 Kelompok Terbang (Kloter), masing-masing Kloter 12 dan 13 menjadi 884 karena mendapat tambahan 4 JCH yang susulan, namun kepulangan nanti tidak akan bersama.

Rinciannya, JCH yang ada di Kloter 12 berjumlah 442 jemaah dengan jumlah transportasi 10 Bus, sedangkan yang ada di Kloter 13 berjumlah 439 jemaah dengan jumlah transportasi 10 Bus.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.