Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Moh Jupri Riyadi. Foto : (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh Jupri Riyadi memastikan video viral siswa yang berjoget satu sekeloh dengan iringan musik dugem bukan sekolahan di wilayah Sampang, Madura, Jawa Timur.

“Hasil laporan dari rekan-rekan pengawas, UPTD, dan pihak kepala sekolah, ternyata bukan siswa atau sekolah di Sampang,” tegas Jupri kepada mediamadura.com, Selasa (7/8/2018).

Dikatakan Jupri, keyakinan itu terlihat dari hasil video yang viral di media sosial bahwa gedung bangunan sekolah tersebut bertingkat. Apalagi selama ini belum ada sekolahan bernama SMP Nepa Banyuates Sampang.

Hanya saja, di wilayah Kecamatan Banyuates ada sekolahan SMP Negeri Banyuates 1, dan 2. Itupun bangunan sekolahnya tidak bertingkat.

“Begitu juga SMP swastanya, yang jelas data kita tidak ada SMP Nepa Kecamatan Banyuates di Sampang seperti keterangan akun facebook Putra Snewen itu,” katanya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.