Petani Garam (dok/MM)

Pamekasan, (Media Madura) – Hasil produksi garam di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, masih minim. Buktinya, sampai akhir Juli jumlah produksi garam yang dihasilkan petambak masih mencapai 2.600 ton.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Nurul Widiastutik produksi garam di Bumi Gerbang Salam tergantung pada kondisi cuaca.

“Memang sekarang sudah memasuki musim kemarau. Tapi, di awal bulan Juni kemarin masih ada hujan, sehingga petani tidak bisa berproduksi secara maksimal,” terang Nurul, Senin (24/7/2018).

Jika ke dapan tidak ada lagi hujan, tambah Nurul, produktifitas garam di wilayah itu diklaim semakin meningkat.

“Agustus, September sampai Oktober kalau tidak ada lagi hujan, produktifitas (garam) semakin meningkat. Biasanya nanti bisa kita lihat Agustus ini, kalau memang tidak ada hujan,” tambahnya.

Menurutnya, jika bulan kemarau tahun ini sampai lima bulan maka hasil produksi garam bisa menyamai perolehan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau kemarau tahun ini bagus mungkin produksi garam akan baik seperti tahun 2015 dan 2016 yang sampai 93 hektare sampai 120 hektare,” tutupnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.