Salah satu perserta tes kesehatan di RSUD dr Moh. Anwar Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Karena mahal, biaya tes kesehatan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di RSUD dr. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dikeluhkan sejumlah Bacaleg yang akan maju di Pileg 2019.

Akh. Yamin, Bacaleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI mengaku tingginya biaya tes kesehatan jasmani dan rohani sangat membebani dirinya dan rekan-rekannya yang lain. 

“Biaya tes kesehatan total Rp 390 ribu, bagi kami ini cukup mahal. Karena ini menjadi beban bagi para Bacaleg yang kurang mampu,” ungkap pria yang akan maju dari partai Berkarya itu, Kamis (12/7/2018).

Di samping cost yang mahal, ia juga mengeluhkan cara pembayaran yang mencurigakan. Sebab ia mengaku, menerima kwitansi tanpa perincian yang jelas. Termasuk tidak ada nominal di beberapa tahapan dalam tes kesehatan tersebut.

“Di kwitansi rincianya tidak tertulis, pertama kami daftar dimintai Rp 50 ribu, kemudian di lab Rp 170 ribu, di tes urine kemudian dibawa ke ruang pertemuan, itu dimintai biaya lagi Rp 170 ribu,” rincinya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep, Fitril Akbar saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa tes kesehatan atas permintaan dr KPUD, termasuk soal nominal biayanya. 

Sehingga, kata Fitril berapa pun biayanya, hal itu sudah sesuai dengan ketentuan dan mengacu terhadap peraturan bupati.

“Untuk berapa nominalnya saya kurang paham, karena itu ada beberapa variabel, rinciannya pasti ada dan padti sudah sesuai aturan,” jawabnya.

Lalu soal temuan adanya Bacaleg yang mengaku tidak mendapatkan kwitansi di setiap pembayaran dalam pengurusan madical checkup, pria berkacamata itu menepis. Menurutnya, di rumah sakit pelat merah tersebut sudah memberlakukan BiLink.

“Di sini kami terbuka, kalau misalnya ada (yang tidak beres) tolong sampaikan ke kami. Sejauh ini kami sudah menggunakan sistem BiLink, sehingga semua keuangan sudah satu sistem. Tidak mungkin tercecer kemana-mana,” terangnya.

Bahkan, ia menantang, jika ditemukan petugas yang bermain-main dengan sistem yang ada dan terbukti, pihaknya tidak akan segan-segan untuk mengambil langkah tegas dengan memberikan sanksi sesuai aturan. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.