Rehabilitasi gedung SDN Tambelangan 2 terus dikebut sebelum masuk tahun ajaran baru 2018-2019, Minggu (8/7/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pengerjaan rehabilitasi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tambelangan 2 Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, yang ambruk terus dikebut sebelum tanggal 16 Juli atau masuk tahun ajaran baru.

Pantuan dilapangan, proses rehabilitasi dua ruang kelas sekolah tersebut masih sekitar 50 persen. Namun, pihak rekanan mengklaim perbaikan sudah mencapai 70 persen. Dana itu bersumber dari tanggap darurat bencana berdasarkan SK Bupati sebesar Rp180 juta.

Pengerjaannya melibatkan15 tukang, terdiri dari 12 tukang fokus menggarap gedung dan 3 orang lainnya mengerjakan pembuatan kerangka atap dan kusin jendela.

“Proses pengerjaan rehab sudah mencapai 70 persen, kalau target 14 Juli pengerjaaan sudah tuntas,” ujar Moh Salim rekanan pelaksana rehab gedung SDN Tambelangan 2, Minggu (8/7/2018).

Menurutnya, pengerjaan gedung sekolah kategori rehab berat itu dimulai dengan melakukan pembongkaran bahan material di dua ruang kelas yang rusak. Yakni, kelas III, dan IV, proses pembongkaran tersebut dilakukan selama dua hari sebelum Lebaran. Sedangkan, proses pengerjaan direncakanan dimulai pada H+1 Lebaran.

“Tapi pada saat itu ada kesuliatan untuk mendapatkan beberapa bahan material yang dibutuhkan seperti semen, kayu dan besi, karena toko bangunan banyak yang tutup, makanya terpaksa molor seminggu pengerjaannya,” terangnya.

Dirinya mengaku optimistis rehab kelas sekolah bisa dikerjakan tepat waktu atau tidak melebihi deadline. Sebab, saat ini pengerjaan sudah dalam tahap pelamir gedung dan pembuatan kerangka atap.

“Apalagi cuaca sangat ini mendukung,” ungkap Salim.

Terpisah, Kabid Pembinaan SD Disdik Sampang Achmad Mawardi, menuturkan anggaran rehab gedung sekolah tersebut bersumber dari dana tanggap darurat bencana. Sebab, jika menggunakan dana PAK prosesnya cukup lama. Untuk perbaikan kelas yang lain yakni kelas 1 dan 2 dianggarkan dari dana PAK 2018.

“Kami minta rekanan bisa maksimal dalam melaksanakan rehab dan pengerjaan harus rampung sebelum hari efektif sekolah, nanti kami akan segera terjun kelokasi untuk meyurvei progres dan kualitas pengerjaaan, karena sesuai perintah bupati kelas itu harus bisa ditempati pada tahun ajaran baru nanti,” singkatnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.