Kantor BPRS Bhakti Sumekar (dok/MM)

Sumenep, (Media Madura) – Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah (BPRS) Bhakti Sumekar dituding tak profesional oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Batuputih, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Ketua Panwascam Batuputih, Moh. Hartono mengungkapkan, sebanyak 89 Pengawas TPS se-Kecamatan Batuputih mayoritas sudah membuka nomor rekening di bank BUMD tersebut sejak ada permintaan dari Bawaslu.

Sebab, honor PTPS akan dicairkan melalui nomor rekening, sehingga Panwaslu Batuputih menyarankan PTPS yg tersebar di 14 desa untuk membuka rekening di BPRS Batuputih.

Namun anehnya, hingga kini, pihak BPRS tidak memberikan buku tabungan pada PTPS yang merupakan nasabah. BPRS hanya mencatat nomor rekening secara manual dan nomor rekening itu disetorkan ke Bawaslu.


Ketua Panwascam Batuputih, Moh. Hartono

“Kemarin (Kamis,5/7/2018) honor tersebut sudah cair dari Bawaslu. Sayangnya, honor tersebut juga tidak dapat dicairkan, karena PTPS yang membuka rekening di BPRS belum juga diberikan buku tabungan,” kata Hartono, Jumat (6/7/2018).

Menurut Hartono, alasan pihak BPRS Batuputih, stok buku tabungan habis. Sampai Kamis malam, Panwascam Batuputih berusaha menanyakan kembali soal buku tabungan tersebut, tapi alasanya tetap sama, stok buku tabungan kosong.

“Anehnya, tidak ada kepastian kapan buku tabungan itu bisa didapat. Bilangnya, akan kami usahakan karena stok habis,” tuturnya.

Sedangkan dampak dari tidak adanya buku tabungan itu, otomatis honor PTPS yg disalurkan melalui BPRS oleh Bawaslu tidak dapat dicairkan hingga hari ini.

“Jika besok sampai hari ini honor PTPS tetap tidak dapat dicairkan karena alasan tidak ada buku tabungan. Maka, PTPS se-Kecamatan Batuputih akan menggelar aksi ke BPRS,” tandas Hartono.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, mediamadura.com masih belum berhasil mengkonfirmasi langsung kepada pihak Kantor Bank BPRS Bhakti Sumekar pusat. Nomor Whatsapps Dirut BPRS yang biasa digunakan sedang tidak aktif.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.