Gomes de Oliviera

Media Madura – Gomes de Oliviera mengaku senang bisa kembali membesut Madura United. Pelatih asal Brasil tersebut pun optimis bisa mengangkat performa Laskar Sape Kerrab yang terpuruk di Liga 1.

“Saya sangat optimis karena materi pemain sangat baik. Mereka harus membantu saya, saya akan membantu mereka, saling bantu untuk bikin Madura semakin kuat,” kata Gomes.

Gomes sendiri sudah mulai memimpin latihan Fachrudin Aryanto dan kawan-kawan yang digelar di Bali, Sabtu (23/6) sore. Gomes sudah memberikan menu latihan khusus yang diperoleh selama menimba ilmu kepelatihan di Brasil baru-baru ini.

“Tadi, saya utamakan kerja sama, kekompakan pemain meskipun saya campur semua dari pemain Madura. Saya minta lebih fokus dalam latihan, lebih kompak pada setiap saat kita berebut bola atau dengan bola. Mereka pahami, kami akan perbaiki setiap hari,” ujarnya.

Gomes mengaku, bila dirinya semakin baik setelah mengantongi lisensi kepelatihan A Canmebol di Brasil. Gomes bertekad akan menerapkan apa yang dipelajari selama 20 hari di Brasil ke dalam skuadnya.

“Kalau kita sekolah semakin baik, saya banyak pelajaran di Brasil, banyak sekali selama 20 hari 12 jam per hari pelajari banyak hal dan akan membawa saya semakin baik,” tegasnya.

Gomes menambahkan, sangat senang bisa kembali bersua dengan pemain-pemain Madura United. Sambutan pemain terhadap dirinya begitu hangat dirasakan.

Gomes merupakan pelatih pertama Laskar Sape Kerrab sejak terbentuk 2016 lalu. Kemudian, April 2018 Gomes memundurkan diri. Setelah itu Madura United menunjuk Milomir Seslija sebagai kepala pelatih.

Pada 19 Juni, manajemen klub mengumumkan bahwa Milomir Seslija tidak lagi menjadi bagian dari Madura United. Saat itu pula, Gomes diumumkan menjadi pengganti Milo.

Tak ayal, pertemuan kembali Gomes dengan para pemain Madura United yang terjadi tadi sore seperti bernostalgia. “Benar-benar senang sekali saya bisa bertemu sama pemain yang saya kenal cukup lama,” tuturnya.

Membawa ‘pulang’ kembali Gomes ke Pulau Garam merupakan langkah tepat yang diambil manajemen klub.

Madura United di bawah arahan, Gomes selalu konsisten di papan atas. Pada tahun 2016 di TSC, Madura United finish di tiga besar, tahun 2017 di lima besar. Torehan apik lainnya, dua kali Madura United juara paruh musim. Gomes juga membawa Madura United juara Suramadu Cup 2018.

Di musim ini, Madura United tertahan di papan tengah. Padahal, paruh musim segera berakhir. Selepas Gomes mundur, dua pelatih berbeda, yaitu Milomir Seslija dan Djoko Susilo (caretaker) ditunjuk jadi pelatih. Tapi, hasilnya mengecewakan. Madura United tanpa kemenangan di empat pertandingan terakhir.

“Saya yakin kami akan berkembang dan tetap jadi kebanggaan masyarakat Madura di seluruh Indonesia,” pungkas Gomes.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.