Sejumlah ASN berantrian dan halal bihalal bersama Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto usai mengikuti apel hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriah di lapangan Pemkab Sampang, Kamis (21/6/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mencatat sebanyak 129 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sampang tidak masuk kerja di hari pertama kerja seusai libur panjang Lebaran 1439 Hijriah.

“Setelah melakukan pendataan dan pemantauan terhadap 1.900 ASN di Sampang hanya ada 1.771 orang yang hadir. Artinya 129 orang tidak masuk kerja,” kata Kepala BKPSDM Sampang Slamet Terbang, Kamis (21/6/2018).

Slamet mengatakan, dari 129 ASN tidak masuk kerja itu rinciannya, ada 12 pegawai dengan alasan sakit, 2 pegawai izin, 9 pegawai masih masa cuti seperti melahirkan maupun umroh.

Selanjutnya, ada pegawai yang tidak masuk kerja dikarenakan mengikuti dinas luar seperti jadi tim pemantau sebanyak 49 orang, dan 4 orang sedang mengikuti masa pendidikan.

Kemudian, 48 orang sedang dinas dalam yaitu sedang pelayanan di rumah sakit. Sedangkan, ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan apa pun atau bolos kerja ada sebanyak 13 orang.

“Kalau 13 orang ini tanpa ada keterangan, kita akan proses (pemberian sanksi-red) sesuai PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS,” ujar Slamet.

Saat ini, lanjut Slamet, hasil rekapitulasi kehadiran ASN yang hadir dan tidak hadir pada hari pertama kerja sudah dilaporkan kepada Penjabat (Pj) Bupati Sampang Jonathan Judianto.

Serta akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Timur dan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI.

“Nanti disposisi dari Bupati untuk pemberian sanksi ASN itu diberikan ke Inspektorat, bisa sanksi berat, ringan, maupun sedang akan diterima pegawai yang bersangkutan,” ungkapnya.

Slamet menambahkan, tahun ini tingkat kedisiplinan ASN Sampang meningkat dibandingkan tahun 2017 lalu tidak hadir dengan mencapai 73 orang.

Sebelumnya, BKPSDM Sampang mengingatkan kepada seluruh ASN agar tidak menambah cuti lebaran. Sebab, Kemenpan-RB sudah menetapkan cuti lebaran tanggal 11 hingga 20 Juni 2018.

Bagi PNS yang tidak mengikuti aturan serta ketentuan yang berlaku bakal dikenakan sanksi disiplin baik berita teguran lisan maupun teguran tertulis. Sanksi tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.