Berdar foto oknum PPS berfoto dengan paslon bupati Sampang.

Sampang, (Media Madura) – Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, inisial TI, diduga sedang berfoto bersama dengan pasangan calon Pilkada Sampang. Foto tersebut beredar di media sosial.

Dalam kasus itu sudah kesekian kalinya terjadi dan menyita perhatian masyarakat sehingga banyak menimbulkan pandangan negatif.

Saat ini, tampak dalam foto yang beredar oknum anggota PPS Lepelle berpakaian kemeja putih dan jaket hitam tersebut berfoto bersama calon Bupati Sampang H. Slamet Junaidi (H.Idi).

Sambil menunjukkan jari angka satu sesuai nomor urut paslon 1 Jihad (Slamet Junaidi dan Abdullah Hidayat), oknum PPS ini rupanya tak sadar dirinya sebagai penyelenggara pemilu.

Informasi yang diterima mediamadura.com, pada Rabu (13/6) malam kemarin, calon bupati H. Idi sedang menghadiri kegiatan tim sukses di Desa Lepelle. Kegiatan itu dihadiri salah satunya anggota PPS inisial TI.

“Kami sudah menerima informasi itu dari masyarakat, sudah ada klarifikasi kepada pihak terkait dan termasuk anggota PPS yang bersangkutan,” ucap anggota Panwascam Robatal Mohammad Ru’i dibalik telepone, Selasa (19/6/2018).

Ru’i mengatakan, hasil klarifikasi itu sudah disampaikan kepada Panwaskab Sampang dan masih menunggu keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Selama pemanggilan kepada yang bersangkutan, oknum PPS telah mengakui dirinya berfoto bersama peserta Pilkada H. Idi.

“Alasannya habis datang dari rumah saudara bahwa oknum PPS ini ditengah jalan dibujuk rekannya untuk menghadiri acara di salah satu timses Jihad yang dihadiri H. Idi, kemudian dia hadir, soal keputusan menjadi kewenangan Panwaskab,” jelasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Komisioner KPU Sampang Miftahur Rozaq mengaku akan melakukan klarifikasi secara langsung kepada yang bersangkutan hasil laporan atau temuan tersebut.

“Prinsipnya kalau melanggar kode etik kita akan tegakkan aturan,” singkatnya.

Terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan Jihad M. Mahfud, mengaku tidak mengetahui foto yang beredar tersebut. Namun, dirinya memasrahkan sepenuhnya terhadap Panwaskab dan KPU.

“Tidak tahu kalau ada informasi itu, baru tahu sekarang, tapi bagaimanapun jika ada anggota penyelenggara tetap harus netral,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.