Pamekasan, (Media Madura) – Warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dilarang melaksanakan takbir keliling di malam perayaan hari raya idul fitri 1429, jika menaksa maka Kepolisian Resor (Polres) setempat akan memberikan tindakan langsung (Tilang).

Dikatakan oleh Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Yudhiono, jika ada sekelompok orang memaksa melakukan hal tersebut pihaknya akan menindak tegas apalagi mokong melakukan takbir keliling dengan mobil bak terbuka karena dapat mengganggu ketertiban umum.

“Personil sudah kita terjunkan, dari Sabhara 20 (personil), Lantas 15, Brimob ada 5 dan PM ada 2. Mereka akan menyisir (takbir keliling) dan menangkap mereka yang membuat onar di jalan,” katanya, Kamis (14/6/2018).

Apabila ditemukan masyarakat tetap melakukan takbir keliling, pihaknya akan mengamankan mobil yang digunakannya, kemudian akan ditilang.

“Kendaraannya langsung ambil selesai lebaran kan beres, suruh pulang jalan kaki saja kan sudah, sesuai dengan amal perbuatannya lah. Kalau takbiran itu kan di dalam masjid, bukan hura-hura di jalan, nanti kalau kecelakaan saya yang dimarahin, ” tambahnya.

Adapun jumlah personil secara keseluruhan yang diterjunkan di malam takbiran berjumlah sekitar 400 orang. Selain itu, area Arek Lancor akan disterilkan dari lalu lalang kendaraan, dan masyarakat tidak boleh masuk ke area-area tertentu karena beberapa jalan akan dibuat satu arah agar tidak terjadi kemacetan, misalnya di Jalan R. Abd. Aziz hingga pasar 17 Agustus.

“Ya sudah tidak usah takbir keliling, apalagi pakai mobil bak terbuka, dan mengganggu masyarakat. Takbir di masjid saja,” pungkasnya.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.