Pamekasan – Sejumlah tanaman padi di Pamekasan mulai diserang hama wereng. Seperti yang terjadi di sentra pertanian padi di Kecamatan Pademawu.

Petugas dari Dinas Pertanian Pamekasan
Asyari Kohariman mengatakan, penyebab banyaknya hama tersebut karena intensitas curan hujan yang kurang, sehingga membuat tanaman padi rentan terserang hama khususnya hama wereng blass.

Dikatakan, guna menyelamatkan tanaman padi milik petani dan sebagai antisipasi meluasnya serangan hama, harus dilakukan upaya dengan cara melakukan penyemprotan yang tepat untuk membasmi hama blass yang menyerang tanaman padi.

“Proses penyemprotan hama blass tidak cukup dilakukan hanya sekali akan tetapi harus selalu dilakukan pemantauan sehingga bila ditemukan lagi hama tersebut wajib dilakukan penyemprotan lagi,” ujarnya

Lebih lanjut diterangkan, waktu yang tepat untuk menyemprot tanaman padi adalah saat mulut daun mulai terbuka yaitu pada pagi atau sore hari.

“Cairan pestisida yang digunakan dalam penyemprotan pengendalian hama blass menggunakan jenis Fillia dan Ofus,” jelasnya.

Sementara itu, Babinsa Majungan Koramil 0826/06 Pademawu, Sertu Moh. Bubar, yang dalam beberapa hari terakhir mendampingi petani dalam melakukan penyemprotan hama menuturkan, sejumlah upaya telah dilakukan oleh petani untuk menghilangkan hama tersebut.

Dikatan, pihaknya akan kanterus melakukan pendampingan kepada kelompok tani, agar serangan hama wereng blass ini tidak semakin meluas.

“Mudah-mudahan upaya yang dilakukan hari ini bisa berhasil, diharapkan produksi panen padi petani dapat meningkatkan dan tentunya akan menambah kesejahteraan bagi petani,” pungkasnya.

Penulis : Ist
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.