Ilustrasi (foto: reuters)

Sampang, (Media Madura) – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tahun ini mencapai Rp 20 miliar. Selain tunjangan lebaran, para abdi negara juga menerima gaji ke-13. Kamis (31/5/2018).

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Suhartini Kaptiati, melalui Kabid Penganggaran Laili Akmaliyah. Dia mengatakan, anggaran Rp 20 miliar itu disiapkan bagi 7.250 ASN di Sampang.

“Tahun ini THR ASN Sampang dianggarkan Rp 20 Miliar,” ungkap Laili Akmaliyah.

Menurutnya, setiap tahun ASN selalu mendapatkan THR. Hal ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Tunjangan diberikan setiap pegawai sesuai dengan gaji pokok tiap bulan dan tunjangan-tunjangan lain.

“Anggaran itu bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tahun 2018, pencairan THR akan dilakukan setelah gaji Juni cair,” jelasnya.

Dari 7.250 orang ASN di Sampang itu meliputi guru, tenaga kesehatan, pengawas, dan pejabat struktural. Pemberian THR bertujuan meningkatkan kesejahteraan abdi negara. Apalagi, tahun ini tidak ada kenaikan gaji.

Selain itu, proses pembayaran gaji ke-13 akan diberikan pada bulan Juli. Saat ini, pemerintah masih melakukan verifikasi jumlah PNS.

Soal untuk THR bagi tenaga honorer sudah disiapkan juga yang akan diberikan kepada tenaga honorer daerah (honda) yang diperkuat dengan SK bupati. Sementara untuk honorer lain tidak ada. Dananya sebesar Rp 160 juta untuk membayar THR 160 tenaga honda.

“Masing-masing tenaga Honda mendapatkan Rp 1 juta,” tambahnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.