Sampang, (Media Madura) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Moh Jupri Riyadi melalui Kabid Pembinaan SD Ahmad Mawardi, menyatakan pagu setiap rombongan belajar (rombel) di tahun 2018 tiap sekolah maksimal 28 siswa.
Penentuan pagu tersebut sesuai dengan sistem zonasi.

Hal ini sekaligus dalam menjalankan amanat Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2018.

“Penentuan pagu untuk menghindari penumpukan siswa di sekolah, nantinya sekolah harus mengedepankan menerima siswa yang jarak rumahnya lebih dekat,” ungkap Mawardi, Kamis (30/5/2018).

Dirinya menuturkan, pembatasan dan penerapan zonasi juga untuk menghilangkan dikotomi sekolah favorit atau unggulan. Sehingga, siswa berprestasi tidak hanya menumpuk di satu sekolah.

“Kami meminta pihak sekolah berkoordinasi dengan kepala desa setempat dan tokoh masyarakat dalam melakukan sosialisasi menerapkan kebijakan pengelolaan pendidikan berbasis zonasi ini,” ujarnya.

Untuk pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2018 tingkat SD di Sampang dibuka 20–30 Juni. Namun, hingga kini Peraturan Bupati (perbup) terkait PPDB tersebut belum turun.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.