Salah satu korban yang dilarikan ke rumah sakit usai kericuhan pembagian takjil gratis paslon bupati Sampang, Senin (28/5/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Pembagian takjil gratis yang dilakukan tim kampanye paslon bupati dan wakil bupati Sampang, berakhir ricuh. Tiga orang warga dilarikan ke rumah sakit akibat terkena tumpahan minyak goreng panas saat berdesakan antar pengunjung.

Insiden itu terjadi di bazar takjil Ramadhan kawasan Monumen Trunojoyo Sampang, Senin (28/5) kemarin. Pembagian takjil itu dilakukan oleh paslon H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat (Jihad).

Kejadian ini bermula ketika para simpatisan calon nomor urut 1 tersebut menumpuk dan saling berebut untuk mendapatkan takjil gratis yang langsung diberikan oleh paslon Jihad.

“Karena kondisi sudah sesak dan tidak kondusif disertai saling berebut akhirnya ada warga terkena tumpahan minyak panas,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Bazar Jaelani, Selasa (29/5/2018).

Informasi yang diterima, ketiga orang yang dilarikan ke rumah sakit itu yakni Siti Rafiah (52) sebagai penjual pisang keju asal warga Jalan Agus Salim, Lia (26) dan anaknya Alfan (7) sebagai pengunjung warga Jalan Pahlawan.

Jaelani sangat menyanyangkan insiden tersebut hingga tiga orang dilarikan ke rumah sakit. Menurutnya, pembagian takjil gratis dilakukan paslon Jihad tanpa ada koordinasi dengan panitia pelaksana bazar.

Menanggapi hal itu, tim kampanye Jihad Moh Salim, meminta maaf kepada keluarga korban yang terkena tumpahan minyak panas saat berebut pembagian takjil. Menurutnya, insiden tersebut diluar prediksi dan sepengetahuan tim.

“Agenda mengunjungi bazar takjil itu dadakan karena awalnya kami hanya sekedar mau buka bersama dengan tim dan relawan, tapi berhubung kekurangan makanan takjil maka tim membeli di bazar, ternyata masyarakat sangat membludak dan antusias sehingga ada yang saling tersengggol,” jelasnya.

Atas kejadian itu tim Jihad tetap bertanggungjawab kepada keluarga korban tumpahan minyak panas yang dirawat di rumah sakit setempat.

“Setelah buka puasa saat itu tim Jihad langsung ke rumah sakit dan menyelesaikan semua biaya perawatan, semoga dengan kejadian ini ada hikmahnya,” pungkasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.