Program Kesejahteraan Masyarakat Berbaur Mudah Direalisasisan

Paslon Kholifah saat menyampaikan visi-misi dalam debat publik kedua yang digelar KPU Kabupaten Pamekasan di Hotel Odaita, Senin (7/5).
Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Akademisi yakni Rajaul Masrur menilai program kesejahteraan masyarakat pasangan Badrut Tamam-Raja’i (Berbaur) mudah direalisasikan. Program tersebut diucapkan dalam debat kandidat putaran kedua.

Pria lulusan magister pengembangan sumber daya manusia Universitas Airlangga Surabaya ini menyebutkan, salah satu program pasalon Berbaur, yang mudah direalisasikan yakni memberikan kartu sejahtera kepada masyarakat Pamekasan.

“Ada Inovasi baru dari pasangan Berbaur, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menekan angka pengangguran. Yakni melalui pemberian kartu sejahtera. Kartu ini bagus untuk diwujudkanya,” ungkapnya.

Dalam paparan debat putaran Kedua tersebut, Badrut Tamam, memiliki cara sendiri untuk mengatasi pengangguran dan menciptakan lapangan pekerjaan di Pamekasan. Diantaranya, mendorong pertumbuhan ekonomi dengan melatih Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Pamekasan. Memberikan modal serta memberikan pasar seluas-luasnya kepada masyarakat, guna menciptakan lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Pamekasan.

Badrut Tamam menambahkan, upaya lain untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Pamekasan, yakni dengan mendorong pertumbuhan ekonomi baru di masing-masing Desa.

“Dengan cara mendorong pertumbuhan ekonomi baru di masing-masing Desa, diharapkan terlahir wirausahawan-wirausahawan baru di Desa. Sehingga, diharapkan mampu menyerap pengangguran di tingkat desa,” Imbuhnya.

Badrut dalam kesempatan itu kembali menegaskan visinya, yakni membangun Pamekasan dari bawah, merata, ber-keadilan berdasarkan nilai-nilai ke-Islam-an.

Untuk mewujdukan Visi itu, kata Badrut, pihaknya menyiapkan empat program. Diantaranya, Meningkatkan kualitas sarana dan prasana Infrastruktur publik, secara merata dan berkeadilan. Meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui pencitaan lapangan pekerjaan berbasis optimalisasi potensi dan kearifan lokal, berdasarkan nilai-nilai ajaran islam. Serta, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Pamekasan. Sehingga, mampu berdaya saing dan ber-Akhlaqul Karimah.

“ Dan keempat ialah Mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa dan bebas Korupsi. Sehingga, untuk mewujudkan itu semua, diperlukan kepemimpinan yang inovativ, Kretive, dan ber-Integritas. Dan itu hanya ada dalam berbaur,” Pungkasnya.

Reporter : Afa
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.