Kabid Ekonomi Tekhnologi Tepat Guna DPMD Kabupaten Sampang Taufiq Affan. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalokasikan dana program listrik desa (Lisdes) sebesar Rp 1,6 miliar tahun anggaran 2018.

Hingga kini program untuk membangun kelistrikan di desa itu tak kunjung direalisasikan. Sehingga, sebanyak 1.500 Kepala Keluarga (KK) yang tercatat sebagai calon penerima program Lisdes tersebut masih gigit jari.

“Masih belum direalisasikan, karena upaya pemasangan Lisdes di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang harus mengikuti berbagai prosedur dan tahapan salah satunya menunggu kesiapan dari PLN,” ungkap Kabid Ekonomi Tekhnologi Tepat Guna DPMD Kabupaten Sampang Taufiq Affan. Selasa (8/5/2018)

Affan mengatakan, belum direalisasikan program Lisdes guna bisa menikmati pemasangan KWH meter secara gratis ini karena masih dalam tahapan survey.

Dari 1.500 KK calon penerima, baru dilakukan proses survey sekitar 400 KK. Mereka sudah tercatat nama dan alamat sesuai SK penetapan Bupati Sampang.

“Kita survey semua calon penerimanya, tidak bisa gegabah, apalagi program Lisdes 2017 kemarin ada sebagian nama dan alamat penerima yang ditengarai tidak tepat sasaran, maka itu tahun 2018 harus tepat karena masih ada yang belum terjangkau aliran listrik, sehingga harus menunggu proses pemasangan kabel listrik terlebih dahulu.

Dirinya menambahkan, kemungkinan program Lisdes sudah bisa terlaksana pada bulan Juli mendatang. Setiap pemasangan baru per satu KWH meter di anggar senilai Rp1.100.000.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.