Pamekasan, (Media Madura)- Sudah ada tiga klub raksasa Liga 1 mencicipi rumput Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan (SGRP). Ketiganya, masing-masing Sriwijaya FC-Palembang, Arema FC-Malang dan terakhir Persib-Bandung. Namun, ketiganya belum berhasil menumbangkan Laskar Sape Kerrap-Julukan Madura United FC.

Memulai pekan Pertama Liga 1, Madura United FC menghadapi Klub asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan di SGRP Pamekasan. Pertandinganya berlangsung pada, Minggu (25/3/2018).

Pada pertandingan tersebut, Madura United berhasil memetik poin penuh. Tuan rumah mencetak dua gol di babak kedua melalui Bayu Gatra (79′) dan Greg Nwokolo (88′). Sementara, pada babak pertama, Laskar Sape Kerrab unggul pada menit ke-11 melalui kaki Raphael Maitimo.

Laga home Kedua, terjadi pada Jum’at (18/4/2018). Madura United FC menghadapi Klub Raksasa, asal Palembang, Sriwijaya FC. Klub yang kini ditukangi Eks Pelatih Timnas Indonesia Rahmad Darmawan ini, juga memiliki sejarah merebut sejumlah titel juara Liga Indonesia dan sejumlah piala bergensi lainya.

Dimulai pada tahun 2007, Sriwijaya FC berhasil merebut Tropi Divisi Utama, dilanjutkan pada tahun 2008 dan 2009, Sriwijaya FC berhasil merebut Copa Dji Sam Soe (Piala Indonesia). Dan pada tahun 2010, Sriwijaya FC, berhasil merebut Piala Indonesia 2010.

Terakhir, pada perang bintang
2013, Sriwijaya FC juga berhasil merebut trofinya. Namun, saat bertandang ke markas Madura United FC, Laskar wong Kito-Julukan Sriwijaya FC, harus takluk kepada pasukan loreng Merah-Putih Madura United FC, dengan skor 3-0, untuk kemenangan tuan rumah.

Klub raksasa selanjutnya, yang menjadi korban angker-nya SGRP ialah Arema FC. Bertandang ke Madura, Arema harus takluk kepada tuan rumah. Dengan skor 3-2.

Bertanding pada Sabtu (21/4/2018), Arema harus kebobolan lebih awal. Lewat kaki, pemain naturalisasi, Greg Nwokolo, pada menit ke 42. selanjutnya, pada menit 73 lewat tembakan, Raphael Maitimo, berhasil melaksanakan tugas dengan baik. dan di menit-menit akhir, Madura United mencetak gol, lewat tendangan roket, Nuriddin Davronov.

Memasuki pekan ketujuh, Madura United kembali kedatangan tamu klub raksasa dari kota Kembang yakni Persib Bandung. Nama besar, Persib Bandung dalam kompetesi Liga Indonesia tidak membuat pemain laskar sape kerrap mengendurkan dada. Sebaliknya, klub besutan Milomir Seslija tampil garang di hadapan ribuan suporter fanatiknya.

Pada Menit 36. Wasit menunjuk titik putih karena menganggap kiper Maung Bandung, Muhammad Natshir melakukan pelanggaran terhadap Greg Nwokolo. Fabiano Beltrame berhasil mengeksekusi tedangan pinalti dengan baik.

Menang 1-0, dijadikan modal bagi pemain Madura United untuk meningkatkan daya serang. Al-hasil, lewat tedangan roket Fabiano pada menit 81, Madura United berhasil menambah jumlah golnya. Hingga akhirnya, skor ber-kesesudahan 2-1.

Saat ditanya sejumlah wartawan, usai pertandingan melawan Persib Bandung, tentang selalu menang dikandang, Milomir Seslija, Pelatih Madura United FC mengaku kemenangan Madura United di kandang tersebut karena tingginya animo masyarakat Madura, ketika memberikan dukungan kepada Madura United, sehingga Madura United selalu menang di Kandang.

Penulis : Akhmad FWD
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.