Pamekasan, (Media Madura) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengaku kelimpungan mengurusi klub , Persepam yang musim ini berlaga di Liga 3 Zona Nasioanal.

Ketua PSSI Pamekasan, Hamzah Saleh mengatakan, Persepam saat ini harus mengikuti Liga Indonesia, namun ia mengeluh karena kondisi keuangannya sangat memprihatinkan.

“Persepam harus ikut Piala Indonesia, kalau tidak ikut maka akan disanksi oleh PSSI,” katanya, Rabu (2/4/2018).

Menurut Hamzah, selain terancam sanksi, Persepam kondisinya makin terpuruk di Liga 3 ketika kompetisi bergulir nanti.

“Persepam ada di Liga 3 Zona Nasioanal, otomatis lawannya di Piala Indonesia selevel,” imbuhnya.

Oleh karena itu, tambah Hamzah, untuk tetap mengeksiskan nama Persepam di kancah sepak bola maka perlu dukungan dan dorongan dari berbagai pihak, salah satunya legislatif.

“Kami sudah minta bantuan pemikiran kepada pihak DPRD, namun sampai saat ini belum ada kabar. Namun pihak DPRD berjanji akan membantunya,” tambahnya.

Untuk diketahuia, klub berjuluk Laskar Sapeh Ngamok itu sudah dikembalikan oleh manajemen ke Askab PSSI. Dalam klausul surat itu menyebutkan, Askab PSSI Pamekasan bisa menggunakan PT yang digunakan Persepam MU di musim lalu.

“Yang diserahkan ke kami, salah satunya boleh menggunakan PT Jempol kalau gak keliru, sebagai PT yang akan menaungi di liga 3,” tutur Hamzah.

Mau tidak mau, tegas Hamzah, Askab PSSI harus menerima Persepam, sebab klub itu merupakan klub kebanggaan warga kabupaten berslogan Gerbang Salam.

“Mau tidak mau kami harus mengurusnya, kami kan memang bagian itu,” tutup Hamzah.

Persepam masuk di drup 6 Liga 3 2018 zona nasional. Di grup 6, tim berjuluk Laskar Sapeh Ngamok itu, akan menghadapi Persekam Metro, Persikap Pasuruan, Persida Sidoarjo dan PSBI Blitar.

Persepam MU terlempar ke liga 3 setelah dikalahkan Persika Karawang di babak play off Liga 2 2017 lalu.

Reporter: Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.