Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMP Negeri 1 Pangarengan Kabupaten Sampang dipantau Dewan Pendidikan Abdurahman, Senin (23/4/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Moh Jupri Riyadi, menyatakan hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) serentak tahun 2018 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Sampang sempat terkendala trouble sistem selama 45 menit.

“Karena sistem error dari server pusat offline, tapi pelaksanaan UNBK bisa dilaksanakan pukul 08.45 WIB,” ujar Moh Jupri usai memantau pelaksanaan ujian di SMP Negeri 1 Sampang Jalan Wijaya Kusuma, Senin (23/4/2018).

Jupri mengatakan, pelaksanaan UNBK tingkat SMP/MTs di Kabupaten Sampang diikuti sebanyak 15.479 siswa.

Rinciannya, di tingkat SMP Negeri dan Swasta itu diikuti sebanyak 9.170 siswa dari 243 sekolah, dan MTs Negeri dan Swasta diikuti sebanyak 6.309 siswa dari 224 sekolah.

Dari 9.170 siswa, terdiri tingkat SMP Negeri diikuti 4.249 siswa dari 57 sekolah, dan SMP Swasta diikuti 4.921 siswa dari 186 sekolah.

Kemudian, pelaksanaan UN tingkat MTs Negeri 190 siswa dari 2 sekolah, dan 6.116 siswa MTs Swasta dari 222 sekolah.

“Jadi semua SMP/MTs di Sampang ini 100 persen menyelenggarakan UNBK, meski sebagian SMP Negeri dan Swasta yang bergabung ke sekolah lainnya,” katanya.

Dalam pelaksanaan ujian tersebut turut memantau langsung Pj Bupati Sampang Jonathan Judianto, Kepala Dinas Pendidikan Moh Jupri Riyadi, didampingi perwakilan Dewan Pendidikan Moh Salim dan Abdurahman.

Sekolah ditinjau yaitu SMPN I Sampang, SMPN 2 Sampang, SMPN I Pangarengan dan SMPN I Torjun.

Dijelaskan Jupri, masing-masing sekolah menerapkan tiga sesi dalam menyelenggarakan UNBK karena kurangnya sarana komputer. Maka itu, ada sebagian sekolah yang bergabung dengan sekolah lainnya.

Untuk UNBK mengujikan empat mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pelaksanaan UN akan berakhir pada 26 April 2018.

“Kami berharap penyelenggaraan UNBK SMP/MTs ini tidak ada kendala kedepan, siswa mampu menyelesaikan ujian dengan nilai maksimal dan lulus,” tandasnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.