Foto : facebook @kpupamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Dua pasangan Calon Bupati dan Cawabup Pamekasan, Jawa Timur, berkomitmen untuk menggelar kampanye secara damai, selama tahapan pelaksanaannya berlangsung hingga 23 Juni 2018.

Komitmen kedua pasangan Calon Bupati-Cawabup Pamekasan untuk Pilkada yang akan digelar pada 23 Juni 2017, disampaikan pada acara deklarasi kampanye damai tanpa kekerasan, berita bohong dan politik uang yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan, Minggu (18/02/2018).

Ribuan orang dari institusi penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga di tingkat desa hadir dalam acara deklarasi ini.
Tim pemenangan masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati, termasuk perwakilan pengurus partai pengusung juga diundang hadir oleh KPU Pamekasan, termasuk perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh ulama, se-Kabupaten Pamekasan.
Ada empat komitmen dari masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam deklarasi kampanye damai yang digelar oleh KPU Pamekasan itu.

Pertama, siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kedua, siap melaksanakan kampanye pemilihan daerah tahun 2018 yang damai, demokratis, dan mengedukasi dalam rangka mewujudkan kedaulatan pemilih.
Ketiga, siap melaksanakan kampanye pemilihan daerah tahun 2018 tanpa hoax, politisasi Sara dan praktik politik uang.
Keempat, keduanya Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pamekasan berjanji akan tunduk dan patuh pada berbagai jenis ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua KPU Pamekasan Moh Hamzah memandu langsung deklarasi kampanye damai yang digelar dalam rangka menciptakan suasana kondusif di Kabupaten Pamekasan itu.

Usai pembacaan deklarasi, Ketua KPU bersama pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan serta Ketua KPU Pamekasan Abdullah Saidi melakukan pelepasan burung merpati. Hal itu sebagai tanda pelaksanaan deklarasi kampanye damai di Kabupaten Pamekasan.

Deklarasi kampanye damai tersebut juga dihadiri oleh dua pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pamekasan, masing-masing Badrut Tamam-Raja’e (Berbaur) nomor urut 1 dan Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) nomor urut 2.

Pasangan Calon “Berbaur” diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra.
Sedangkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kholifah diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Demokrat.

Ketua KPU Kabupaten Pamekasan Moh Hamzah menyatakan, deklarasi kampanye damai Pilkada Pamekasan penting digelar sebagai salah satu upaya agar pelaksanaan pilkada bisa berlangsung aman, kondusif dan sesuai harapan.
“Deklarasi yang kami gelar ini sebagai bentuk peneguhan komitmen yang perlu diketahui oleh publik dan oleh karenanya pasangan calon kita undang,” ujar Hamzah.

KPU bukan satu-satunya institusi yang menggelar deklarasi Pilkada damai. Sebelumnya, komunitas wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan juga menggelar deklarasi pilkada damai, saat momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2018.

Selanjutnya, Panitia Pengawas Pemilu (Panwalu) Kabupaten Pamekasan mengikuti upaya kelompok profesi wartawan ini, dengan menggelar deklarasi pilkada anti-politik uang, politisasi Sara dan kampanye hitam atau berita hoax.
“Semakin banyak kelompok masyarakat yang mendeklarasikan komitmennya untuk melaksanakan pilkada damai, maka dorongan untuk melaksanakan pilkada sesuai dengan ketentuan, dan tanpa kecurangan, tentuanya akan semakin kuat,” sambung Moh Hamzah.

Sementara itu, Polres Pamekasan menilai, deklarasi damai yang telah digelar selama ini merupakan kegiatan positif untuk menguatkan komitmen kepada masyarakat Pamekasan, secara khusus dan masyarakat Indonesia secara umum pada pilkada serentak yang ada digelar 27 Juni 2018 nanti

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan bersama calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan mendeklarasikan empat poin tentang kampanye pilkada damai Pamekasan 2018.
Keempat poin itu meliputi,

1). Siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

2). Siap melaksanakan Kampanye Pemilihan Tahun 2018 yang Damai, Demokrasi, dan Mengedukasi dalam rangka mewujudkan kedaulatan Pemilih.
3). Siap melaksanakan Kampanye Pemilihan Tahun 2018 tanpa Hoax, Politisasi SARA, dan Politik Uang.
4). Tunduk dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis : Ist
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.