Pamekasan, (Media Madura) – Sejumlah guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Impasing Nasional (PGIN) Pamekasan melakukan audensi ke kantor Dewa Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat Kamis (19/4/2018) pagi.

Mereka meminta kepada Komisi I serta Komisi IV untuk menyampaikan aspirasinya pada DPR RI RI terkait Undang-Undang guru dan dosen yang sampai hari ini masih ada dikotomi terhadap guru inpassing antara guru negeri dengan guru swasta.

“Kami menginkan tidak ada lagi dikotomi antara guru swasta dan negeri, karena tujuan kita sama. Yaitu sama – sama ingin mencerdaskan anak bangsa,” terang Ketua Cabang PGIN Pamekasan Ahmad Faqih.

Dijelaskan, pihaknya sudah menemui Komisi II, Komisi VIII serta Komisi X DPR RI perihal permasalahan tersebut. Namun hal tersebut juga perlu dijelaskan pada DPRD Kabupaten Pamekasan guna membahas PGIN kedepan.

“Alhamdulillah DPRD Kabupaten Pamekasan merespon baik keberadaan PGIN ini, bahkan mereka ingin memiliki rekomendasi – rekomendasi strategis dari PGIN guna membawa aspirasi ini ke pusat,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail, sangat mengapresisi langkah yang telah dilakukan oleh PGIN m. Bahkan menurutnya keberadaan PGIN harus diperjuangkan keberadaannya.

“Jadi guru – guru agama, guru madrasah ini harus di perdayakan. Serta diangkat juga menjadi ASN, karena kalau ingin bicara pendidikan ini bagus ya harus dimuali dari guru – guru madrasah ini,” tegas Ismail.

Reporter : Zubaidi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.