Plt Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep, Imam Sukandi

Sumenep, (Media Madura) – Plt Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Imam Sukandi menyebut tak pernah memprogramkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) gratis di Sumenep. 

“PBB gratis itu tidak ada di kabupaten kita (Sumenep.red). Yang ada hanya bantuan sosial (Bansos), itu pun cuma satu kali pada tahun 2011,” ujar Imam Sukandi, Kamis (19/4/2018).

Bahkan Imam Sukandi mengakui, jika kebijakan PBB gratis itu disinyalir melanggar Permen Nomor 13 tahun 2016, sehingga oleh Bupati A. Busyro Karin tidak dilanjutkan.

“Jadi membayar pajak kewajiban setiap masyarakat setiap tahun, tidak memandang si A atau si B, itu sama,” ungkapnya.

Imam juga mengakui, jika beberapa tahun terakhir banyak masyarakat yang enggan membayar pajak dengan alasan karena telah digratiskan sebagai realisasi janji politik kepemimpinan A. Busyro Karim-Soengkono Sidik.

“Sampai sekarang janji politik itu yang dipegang oleh masyarakat. Padahal di kami (BPPKAD) tidak ada aturan yang mengatur PBB gratis,” tegasnya.

Untuk itu, saat ini dan kedepan pihaknya akan terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa membayar pajak merupakan kewajiban setiap warga Negara dan tidak ada PBB gratis. 

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.