Sumenep, (Media Madura) – Nurfitriana, Istri Bupati Sumenep, Madura Jawa Timur, yang diangkat sebagai Komisaris Bank BPRS Bhakti Sumekar pada Januari lalu dikabarkan melepas jabatannya. 

Informasi mundurnya Ketua PKK itu karena pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 akan maju sebagai calon anggota legislatif DPRD Jawa Timur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Insya Allah, dibantu ya…., Semoga ditakdir oleh Allah,” jawab Nurfitriana saat ditanya via whatsapp oleh salah satu wartawan online.

Sebetulnya tidak ada pernyataan resmi prihal ia akan mundur dari jabatan yang telah mengundang banyak polemik tersebut. Namun, jika benar ia akan mencalonkan diri sebagai calon legislatif, maka otomatis ia harus melepas jabatan tersebut.

Hal itu berdasar pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, BAB VII, Bagian Kesatu tentang Persyaratan Bakal Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. 

Bahwa jika seseorang calon legislatif harus mengundurkan diri sebagai Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, Pegawai Negeri Sipil, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Direksi, Komisaris, Dewan Pengawas dan Karyawan pada Badan Usaha Milik Negara dan/atau Badan Usaha Milik Daerah atau badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara, yang dinyatakan dengan surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali.

Reporter: Rosy
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.