Pelatih Madura United U-19, Djoko Susilo

Media Madura – Pelatih Madura United U-19, Djoko Susilo bertekad untuk mengembangkan bakat dan potensi pemain muda asal Madura. Djoko Susilo bergelirya ke beberapa daerah di Pulau Garam untuk mewujudkan hasratnya tersebut.

Daerah pertama yang didatangi Djoko Susilo adalah Kabupaten Sumenep, Senin (9/4). Selesai di Sumenep, Djoko Susilo akan bertolak ke Bangkalan dan terakhir di Pamekasan-Sampang dengan tujuan yang sama.

Di empat kabupaten itu, Djoko Susilo menyeleksi para telenta muda asli putra daerah untuk bergabung dengan Madura United U-19. Kurang lebih satu bulan ke depan lamanya seleksi akan digelar.

“Kami (serius) menggali potensi di Madura. Di Madura itu dari mana, ya tentunya dari ujung ke ujung. Menurut sepengetahuan saya dari Bangkalan sampai Sumenep. Ya itu kami cari,” katanya.

Seleksi terbuka untuk umum itu dengan syarat maksimal kelahiran 1 Juli 1999 dan kelahiran 2001 syarat menimal. Jika tidak ada perubahan, Djoko Susilo membutuhkan 23 pemain di kelompok usia itu untuk menjadi bagian dari skuad Madura United U-19.

“Terus terang aja prestise bagi saya. Saya ingin menciptakan pemain Timnas dari Madura, karena sepengetahuan saya cuma Habib Subarka dan siapa, tapi setelah ini tidak ada lagi yang dari Madura yang bisa muncul. Harapan saya dari talenta ini ke depan kami harap lebih bagus,” ucapnya.

Djoko Susilo juga berbicara tentang teknis seleksi yang akan diterapkan dalam mencari pemain muda hebat.

“Tentang materi nanti diseleksi itu game, karena dari game itu sudah kelihatan karakter mereka. Nah mereka nanti mengisi form, yang notabene tanggal lahir dan posisi mereka. Katakanlah di situ ada empat orang, ya empat orang ini masih diadu, siapa yang terbaik, dan terbaik itulah masuk di Madura United U-19. Nah itu cara spesifik kan, nantinya tentunya ada di manajemen, cuma memerlukan 23 pemain, tentunya kan ketat dari sekian ribu yang daftar,” pungkas.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan