Liga 1 2018, pemain Madura United, Greg Nwokolo dikawal ketat bek Sriwijaya FC, Hamka Hamzah di SGRP Pamekasan, Sabtu (7/4/2018).

Media Madura – Kemenangan Madura United pada pekan ketiga Liga 1 kembali meramaikan persaingan di papan atas. Kini, Laskar Sape Kerrab duduk di peringkat kedua klasemen sementara dengan 6 poin.

Madura United sukses menumpas perlawanan Sriwijaya FC tiga gol tanpa balas di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (7/4/2018) kemarin.

Pelatih Madura United, Milomir Seslija menyebut proses gol Fabiano Beltrame, Zah Rahan, dan Bayu Gatra ke gawang Sriwijaya FC seperti di Liga Inggris.

“Ketiga gol kami seperti di Liga Inggris,” kata pelatih asal Bosnia tersebut.

Sebenarnya, menurut Milo, timnya bisa menggelontor lebih dari tiga gol di pertandingan ini, menyusul banyaknya peluang di babak pertama dan kedua terjadi.

“Kami bisa saja mencetak gol lainnya di akhir laga,” tegas mantan pelatih Persiba Balikpapan tersebut.

Terkait gagalnya penalti Zah Rahan, Milo tidak masalah. Zah Rahan, kata Milo, telah berkontribusi besar di pertandingan krusial ini, bahkan menyebut Zah Rahan adalah pemain terbaik.

Raihan positif ini juga membuktikan Fachrudin Aryanto dkk. cepat bangkit.

Terpuruk di pekan kedua membuat mereka terdongkrak semangatnya saat melumat Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya. Menurut Milo, timnya bermain sesuai instruksi darinya.

“Ini seperti yang kami latih saat latihan, pemain mampu menjalankannya dengan baik. Pemain saya tampil dengan heroik, sehingga membuat Sriwijaya tidak bisa membuat peluang emas ke gawang kami,” pungkas Milo.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.