Pelatih Madura United U-19, Djoko Susilo (kiri) saat berbincang santai dengan Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq

Media Madura – Madura United membuka seleksi pemain, khususnya pemain muda. Seleksi terbuka untuk umum itu dengan syarat maksimal kelahiran 1 Juli 1999 dan kelahiran 2001 syarat menimal.

Rencananya, tim pelatih Madura United -U-19 yang dipimpin Djoko Susilo akan turun langsung ke beberapa daerah di empat kabupaten, Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan untuk mencari bakat-bakat baru sepak bola Indonesia yang lahir dari Pulau Garam.

Kabupaten Sumenep kebagian nomor urut pertama untuk disambangi tim pelatih. Seleksi akan digelar mulai tanggal 9-11 April 2018.

Tanggal 12-14 April, Coach Djoko Susilo dkk. langsung bertolak ke Kabupaten Bangkalan untuk menyeleksi pemain-pemain berbakat di sana.

Terakhir, seleksi akan digelar di Kabupaten Pamekasan. Seleksi pemain di Pamekasan digelar sedikit lebih lama dibanding kabupaten lain. Sebab, pemain muda dari Kabupaten Sampang akan ikut bergabung saat seleksi.

Seleksi di Pamekasan dilaksanakan mulai tanggal 16 sampai 22 April. Dan, tanggal 23-28 April mengikuti pemusatan latihan, meliputi tes fisik dan kesehatan.

“Kami akan menggali potensi di Madura,” kata Pelatih Madura United U-19, Djoko Susilo, Minggu (8/4/2018).

“Harapan saya, ada respon positif dari beliau-beliau yang punya klub-klub itu. Ini karena kelompok usia, jadi kelompok usia ini nantinya dibatasi. Sementara ini (pemain kelahiran) tahun 1999-2001 yang kita cari,” imbuhnya.

Pria yang juga ditunjuk sebagai Direktur Madura United FC Academy ini pun meminta para calon pemain di empat kabupaten serius menunjukkan kemampuan terbaiknya ketika mengikuti seleksi.

“Adik-adik harus semaksimal mungkin untuk bisa masuk di Madura United U-19 nantinya,” pungkasnya.

Reporter: Zainol
Editor: Ahmadi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.