Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrahman

Pamekasan, (Media Madura) – Dana desa (DD) termin pertama tahun 2018 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur hingga kini belum dicairkan oleh pemerintah setempat. Akibatnya, pemerintah desa di wilayah itu belum bisa melaksanakan program pembangunan tahun ini.

Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pamekasan, Taufikurrahman jika sebenarnya DD tersebut sudah bisa dicairkan. Hanya saja, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat belum mengajukan surat permohonan, sehingga DD tidak bisa dicairkan.

“Jadi, selama tidak ada surat pengajuan dari DPMD, maka DD tidak bisa dicairkan, meskipun DD sudah ada di Kas Daerah (Kasda),” ucap Taufik, Kamis (5/4/2018).

Dijelaskan, belum adanya surat pencairan DD dari DPMD mungkin karena mereka masih menunggu dari pihak desa terkait hal ini.

“Mungkin mereka masih menunggu kesiapan dari seluruh desa yang ada di Pamekasan, makanya sampai saat ini pihak DPMD belum mengajukan surat pencairan tersebut,” tambahnya.

Jumlah anggaran DD tahap pertama tahun 2018 sebesar 20 persen atau sekitar kurang lebih Rp 32 miliar.

“Keseluruhan DD tahun ini Rp 165 miliar, tahap pertama Rp 32 miliar,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan