Tersangka saat pemusnahan barang bukti ke dalam alat incinerator milik BNNP Jawa Timur di halaman Mapolres Sampang, Madura, Kamis (14/9/2017). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Sidang pembacaan pledoi atau pembelaan dari dua terdakwa kasus penyelundupan sabu seberat 8,75 kilogram di Pengadilan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, Kamis (29/3/2018), terpaksa ditunda.

Pasalnya, Misbah salah satu terdakwa melalui kuasa hukumnya menyampaikan belum bisa mengikuti persidangan karena sedang sakit.

“Misbah sakit jadi sidangnya ditunda, belum tahu sakit apa, tapi nota pembelaannya atau pledoi sudah siap kok,” kata penasehat hukum terdakwa, Abd Razak, Kamis (29/3/2018).

Razak mengatakan, atas ditundanya persidangan maka sidang pledoi diagendakan pada Senin (2/4/2018) mendatang.

Kasus sabu ini menyeret dua terdakwa yakni Misbah (37) warga Desa Sotabar, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, dan Faisol (31) warga Desa Mengok, Kecamatan Pujeh, Bondowoso.

Mereka dituntut 20 tahun penjara berdasarkan pasal 114 ayat 2 juncto pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika dengan denda sebesar Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Penyelundupan sabu 8,75 kilogram gagal bermula ketika Satres Narkoba Polres Sampang menangkap dua terdakwa di kawasan pantura Jalan Raya Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, pada 25 Agustus 2017 lalu.

Sementara, Kepala Bagian Humas Pengadilan Negeri Sampang I Gede Perwata, belum bisa memberikan keterangan saat dikonfirmasi telepone.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.