Pesawat Komersil di Bandara Trunojoyo Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Layanan penerbangan pesawat perintis dari Bandara Trunojoyo ke Bandara Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hingga kini belum juga terwujud.

Penyebabnya, transportasi udara yang diidam-idamkan warga Kepulauan itu masih menunggu perubahan status Bandara Pagerungan dari bandara khusus menjadi bandara umum.

Kepala Unit Kelas III Trunojoyo Sumenep, Indra Triyantono mengungkapkan, selama ini pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola Bandara Pagerungan maupun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk perubahan status Bandara PagerunganĀ 

“Untuk perubahannya sudah kami ajukan, dan sekarang pengajuan perubahan status Bandara Pagerungan masih dikaji di Kemenhub,” ujar Indra Triyantono.

Seperti diketahui, Bandara Pagerungan merupakan bandara khusus milik perusahaan minyak dan gas bumi, Kangean Energi Indonesia (KEI), untuk kepentingan dan kelancaran operasional perusahaan.

Sejak beberapa waktu lalu pemerintah daerah mengajukan permohonan agar Bandara Pagerungan bisa dimafaatkan untuk penerbangan perintis dari daratan-kepulauan demi memudahkan transportasi warga pulau.

“Sebenarnya Bandara Pegerungan ini sudah siap dimanfaatkan pesawat perintis. Tinggal menunggu perubahan statusnya saja,” terangnya.

Untuk sementara, selain melayani penerbangan komersil jurusan Sumenep-Surabaya dan sebaliknya, Bandara Trunojoyo hanya melayani perintis Sumenep-Bawean, Kabupaten Gresik sejak tanggal 25 Januari 2018.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan