Bangkalan, (Media Madura)- Baru empat hari menjabat PJ Bupati Bangkalan, I Gusti Ngurah Indra Setiabudi didemo mahasiswa gabungan dari berbagai kampus, Kamis, 15 Maret 2018. Mereka berkumpul di depan loby kantor Pemda. Puluhan Polisi membuat pagar betis di pintu masuk.

Ditemani Sekda Eddy Moeljono, Indra menemui pendemo. Mahasiswa langsung menggelar aksi teatrikal yang menyindir buruknya pelayanan publik di Bangkalan.

“Agar bapak tau kondisi ril di Bangkalan,” kata Koordinator aksi, Baijuri Alwi.

Mahasiswa kemudian berorasi dan menyerahkan kritik tentang pelayanan publik yang dituangkan dalam selebaran. Ada 11 poin kritik yang dicatat dan sebagian besar menyangkut pelayanan publik.

Mulai dari sulitnya pembuatan KTP dan Surat Pernyataan Miskin bagi warga desa. hingga masalah kesemrawutan pasar tradisional.

Setelah membaca kritikan mahasiswa. Indra Setiabudi memberi masukan pada pendemo agar kritikan dilengkapi dengan data yang rinci dan detil. Agar pemda, kata Indra, bisa segera mengambil tindakan.

“Contohnya pembuatan ektp sampai setahun. Siapa namanya, alamatnya dimana, biar bisa segera kami bantu,” ucap Indra.

Namun, kata Indra, semua kritikan yang disampaikan pendemo memang telah menjadi tugas yang ditugaskan gubernur padanya untuk segera diselesaikan.

“Yang kalian keluhkan, sudah menjadi tugas saya selama delapan bulan ke depan,” kata dia.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.