Bangkalan, (Media Madura) – Ruangan itu cukup luas, bersih dan sejuk. dindingnya dicat biru telur asin, kontras sekali dengan lantainya yang ditutupi keramik warna orange terang.

Di satu sisi ruangan, telah terpasang seperangkat alat rontgen khusus mendiagnosa tulang retak. Ada ranjang yang bagian kepala ke panggung bisa diatur tinggi rendahnya. juga lampu penerang berbentuk kotak tepat di atasnya. di sampingnya, ada meja monitor dengan kabel telah telah tercolok ke listrik.

Ditemani dua dokter. Ibu Yusro, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan memperlihatkan ruangan itu dan menyalakan semua peralatan sebagai isyarat ruangan baru untuk pengembangan layanan ortopedi itu telah siap digunakan.

“Kalau tak ada perubahan, bulan depan akan diresmikan,” kata Dokter Bedah Ortopedhi, Ainul Miftah Azizain, mewakili atasannya.

Manajemen RSUD Syarifah Ambami Rato Ebuh memutuskan mengembangkan layanan di bidang orthopedi karena jumlah pasiennya banyak.

Setiap tahun, antara 600 hingga 900 penderita orthopedi berobat. dari jumlah itu 400 hingga 500 pasien masuk ruang perawatan Poli ortopedi. keluhannya aneka ragam mulai dari nyeri sendi, patah tulang hingga cedera kronis traumatik.

Menurut Ainul Miftah ada 4 bidang orthopaedi yang akan ditambah yaitu Arthroplasty (ganti sendi), Musculoskeletal pain intervention (manajemen penangaan nyeri dengan intervensi tindakan) Arthroskopi Dan penanganan cedera olahraga serta Spine (operasi tulang belakang).

“Selama ini layanan kami hanya bidang trauma,” terang dia.

Agar pelayanan maksimal, RSUD Syamrabu telah bekerja sama dengan RS Dr.Soetomo Surabaya. serta menambah 5 dokter baru yang akan membantu menangani pasien arthopedi.

“Layanan baru ini yang pertama di Madura, artinya belum ada di rumah sakit lain,” Ungkap Ainul Miftah.

Penulis : Mukmin Faisal
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.