Pamekasan, (Media Madura) – Wakil Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur Khalil Asyari, beserta Komandan Kodim (Dandim) 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto kompak panen raya padi bersama rakyat di lahan pertanian milik Kelompok Tani Sri Agung Mandiri di Dusun Berkong Timur, Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur. Jum’at (9/3/2018) pagi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pamekasan Khalil Asy’ari mengungkapkan, padi yang di tanam satu butir bisa melimpah ruah hasilnya. Hasil panen padi petani yang melimpah akan mendukung tercapainya program pemerintah yakni swasembada pangan di wilayah Pamekasan.

“Kita patut bersyukur pada Allah, karena bumi kita masih menghasilkan beras untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Oleh karena itu ia mewanti-wanti agar negara tercibta ini tidak sampai mengimport beras, apabila impor beras makan itu terjadi maka harga gabah dan beras petani akan turun harha.

“Bangsa kita adalah bangsa yang besar alangkah naifnya kita jika masih mendatangkan beras dari luar negeri, kita harus menjaga harga diri bangsa karena selama ini masih mengimpor beras dari luar negeri,” tambah Khalil Asyari.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berharap, hasil dari panen raya itu agar ada sebagian padinya di jual kepada pemerintah untuk stok ketahanan pangan nasional dalam rangka mendukung tercapainya program swasembada pangan.

Sementara Dandim 0826 Pamekasan Letkol Inf Nuryanto menyampaikan, tiga bulan yang lalu semua telah melaksanakan tanam padi serentak yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Proppo, Sebagian wilayah di beberapa kecamatan sudah mulai panen padi.

“Saya mengharapkan kepada para babinsa untuk berperan aktif mendampingi petani untuk melaksanakan panen padi, karena hal tersebut merupakan tugas yang harus diemban dalam program upsus swasembada pangan nasional,” katanya.

Tujuan program upsus swasembada pangan adalah untuk ketahanan pangan nasional, mudah-mudahan hasil panen padi tahun ini melimpah dan program swasembada pangan bisa sukses dan berhasil. Untuk itu mari kita bergandengan tangan mensukseskan program upsus swasembada pangan,

“Apabila beras luar negeri masuk ke negara kita maka harga padi dalam negeri akan jatuh harga,” tegas Nuryanto berapi-api.

Hadir dalam kegiatan Kapolres Pamekasan diwakili Kabagsumda Kompol HT Harahap, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin, Kajari Pamekasan diwakili Kasi Intel Soegeng Prakoso, Kepala Pengadilan Negeri Pamekasan Wadji Pramono, Kadis Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Pamekasan Ir. Ise Windarti.

Selain itu Perwakilan BBPP Jatim, Forpimka Kecamatan Kadur, Para Danramil jajaran Kodim 0826 Pamekasan, Mantri Tani Supandri, Kepala Desa Kertagena Tengah M Suto dan Ketua Kelompok Tani Sri Agung Mandiri M Zainullah beserta anggota.

Reporter: Rifqi
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan