Abd Qowi dibawa menuju mobil tahanan di Kejari Sampang, Jumat (9/3/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, menangkap Abd Qowi kasus dugaan korupsi pesangon DPRD Sampang jilid II periode 1999-2004, Jumat (9/3/2018) siang.

Abd Qowi merupakan mantan anggota wakil rakyat kala itu dijemput paksa penyidik Korps Adhyaksa di rumahnya Desa Robatal, Kecamatan Robatal.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa DPO selama setahun itu ada di rumahnya maka penyidik menjemput paksa,” kata Kasi Intel Kejari Sampang Joko Suharyanto.

Dijelaskan Joko, Abd Qowi sudah disidang in absentia di Pengadilan Tipikor Surabaya dengan vonis 1 tahun kurungan denda Rp 50 juta atau kurungan selama dua bulan.

“Putusan pengadilannya pada 31 Maret 2017 lalu, tapi terdakwa tidak ada ikhtikad baik sampai kita tetapkan DPO,” ungkapnya.

Dirinya menuturkan, saat ini Abd Qowi akan dititipkan di Rutan Kelas IIB Sampang. Selanjutnya pindah ke Lembaga Permasyarakatan di Pamekasan.

Selama ini, terdakwa selalu menghindar dari kejaran penyidik Kejari Sampang, seperti ke Mekkah, Kalimantan, Malaysia, dan Sulawesi.

“Akhirnya ketangkap juga di rumahnya,” tandasnya.

Sekedar diketahui, kasus dugaan korupsi dana pesangon jilid II Kejari Sampang menetapkan sembilan tersangka. Tujuh diantaranya sudah menjalani hukuman beberapa waktu lalu.  Mereka adalah (inisial) FM, MB, AS, SD, KS, MD dan FF.

Seorang lainya adalah AS (meninggal dunia) dan Abdul Qowi yang sebelumnya menghilang.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan